Senin, 10 Mei 2021
  • Home
  • antaranusa
  • [GALERI] Gubernur Kepri Bahas Bersama Menko kepulangan Pekerja Migran Indonesia melalui Kepri

[GALERI] Gubernur Kepri Bahas Bersama Menko kepulangan Pekerja Migran Indonesia melalui Kepri

Administrator Minggu, 18 April 2021 19:30 WIB

KEPRI, - Gubernur H. Ansar Ahmad berharap Pemerintah Pusat membuka pintu alternatif kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) selain Kepri. Sampai 14 April lalu, sudah 74.198 PMI kembali melalui Kepri sejak 20 Maret 2020.

"Kita paparkan jumlah total data perlintasan dari Malaysia ke Kepulauan Riau yaitu sebanyak 74.198 orang sejak 18 Maret 2020 hingga 14 April 2021, yang kedua adalah jumlah konfirmasi positif Covid-19 per April 2021 dari kepulangan PMI, yang ketiga permasalahan yang kita hadapi dalam rangka mengurus kepulangan PMI, dan terakhir rekomendasi yang bisa kita berikan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian yang bersangkutan," kata Gubernur Ansar saat memimpin Rapat Terbatas Persiapan Kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Ruang Kerja Gubernur Kepulauan Riau Kantor Gubernur, Ahad (18/4).

Rapat ini memang salah satu persiapan untuk rapat koordinasi bersama Menko Marves, Menko PMK, Menko Perekonomian, Menkes, Menaker dan Menlu yang digelar Senin (19/4) ini. Empat poin itu di antaranya akan dipaparkan Gubernur Ansar saat rakor bersama beberapa kementerian tersebut.

Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam menangani kepulangan PMI adalah belum jelasnya pembiayaan makan, minum, dan transportasi dari Pemerintah Pusat.

"Masalah saat karantina adalah bertambahnya masa karantina karena hasil tes PCR yang sampai 3 hari baru keluar, maka nanti kita akan minta BTKL untuk dapat mengeluarkan hasil tes kurang dari 24 jam. Juga memisahkan tes PCR dari PMI dan masyarakat umum," ujar Gubernur Ansar.

Pintu alternatif selain Kepri memang diharapkan dibuka sempena kepulangan PMI ini. Menurut Gubernur Ansar dengan dibukanya pintu kepulangan PMI melalui Provinsi lain maka akan mengurangi beban Kepri dalam menangani Covid-19.

"Supaya tidak menumpuk di Batam dan Tanjungpinang, yang mana dalam hal ini akan memperburuk citra pariwisata Kepri, padahal kita sedang mempersiapkan pembukaan travel bubble," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ansar juga berpesan kepada Tim Satgas Covid-19 Kepri agar mengecek kesiapan jika terjadi pembludakan kasus positif. Termasuk kapasitas LPMP Kepri.

"Jika kapasitas sudah mencapai 90 persen maka kita harus mencari tempat lain sebagai langkah antisipasi," ungkap Gubernur Ansar.

Turut menghadiri rapat ini Peserta Rapat ini Sekdaprov H.T.S Arif Fadilah, Waka Satgas Covid-19 Dr.Tjetjep Yudiana, Kadis Kesehatan M. Bisri, Kepala Kesbangpol Lamidi, Kepala Sekretariat Satgas Covid 19 M. Darwin, dan Kepala KKP Tanjungpinang Agus Jamaludin. (HMS/TIO).
T#gs
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments