Desa Wonosari Siapkan Lahan 1 Hektare untuk Tanaman Jagung Pakan, Dukung Program Ketahanan Pangan Tahun 2025
antaranusa123 Sabtu, 15 November 2025 05:06 WIB
BENGKALIS ? Pemerintah Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, mulai mempersiapkan lahan seluas 1 hektare untuk pengembangan tanaman jagung pakan sebagai langkah nyata dalam mendukung dan menjalankan program ketahanan pangan desa yang menjadi prioritas pemerintah pada tahun 2025. Persiapan lahan tersebut dilakukan secara simbolis di Dusun Tanjung Sari, RW 09/RT 03, Desa Wonosari.
Kepala Desa Wonosari, Siswanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah terkait penguatan sektor pangan desa, khususnya komoditas jagung pakan yang menjadi salah satu kebutuhan pokok strategis.
"Kegiatan ini kita lakukan sesuai anjuran pemerintah. Pihak desa hanya mengikuti program yang telah ditetapkan, dengan tujuan memperkuat pertahanan pangan serta meningkatkan sumber ekonomi masyarakat. Kami ingin memanfaatkan lahan-lahan yang ada di lingkungan Desa Wonosari untuk kegiatan produktif," ujar Siswanto.
Kegiatan persiapan lahan ini dilaksanakan secara gotong royong dan turut dihadiri berbagai unsur masyarakat, antara lain Bhabinkamtibmas, Babinsa, anggota BPD, pengurus RT dan RW, LPMD, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan kolektif dalam menyukseskan program pertanian desa.
Lebih lanjut, Siswanto menyampaikan bahwa proses penanaman jagung pakan akan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kondisi iklim yang saat ini masih belum stabil.
"Untuk penanaman secara serentak, kita masih menunggu turunnya hujan agar bibit bisa ditanam dengan baik. Selain itu, masih banyak pekerjaan lapangan yang harus diselesaikan, termasuk pemasangan instalasi air untuk penyiraman serta penggalian parit guna mendapatkan sumber air terdekat," jelasnya.
Pemerintah Desa Wonosari berharap program ini dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian pangan desa sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian berbasis potensi lokal.(El)
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments
