Sabtu, 16 Jan 2021
  • Home
  • antaranusa
  • Irwan Carano, pria Gunung Pangulu, Padang, curahkan isi hati di syair kunang-kunang ka ganti suluh.

Irwan Carano, pria Gunung Pangulu, Padang, curahkan isi hati di syair kunang-kunang ka ganti suluh.

Minggu, 10 Januari 2021 06:51 WIB

DURI-Pria kelahiran di daerah Gunung Pangulu Padang, Sumatera Barat, 3 Maret 1962 piawai di dalam bermusik bahkan nama Carano Musik begitu dikenal di kota Duri, Riau.

Selain, owner Carano Musik Irwan Carano, demikian nama yang populer di tengah awak seni musik di Duri, juga telah melakukan giat perekaman.

Lebel lagu andalannya adalah Kunang-kunang ka ganti suluh jadi hit dan digemari penikmat lagu di Kabupaten Bengkalis dan area sekawasan lainnya.

Irwan Carano, saat menjawab awak media, Sabtu (9/1) lalu mengatakan, dirinya semenjak di bangku sekolah dasar telah menekuni seni tarik suara.

Bakat itu, makin terasah kuat dan makin melengkapi piawai berbagai kegiatan seni musik baik di Kota Duri.

Pria yang di panggil Bang Ir sambil menikmati secangkir minuman bandrek, usai main musik di sebuah pesta nikah koleganya.

Dalam kabar lainnya disebut juga bahwa Carano Music sudah puluhan tahun berdiri bahkan nama orgen tunggal itu, telah sangat dikenal warga di seluruh daratan Kabupaten Bengkalis bahkan daerah lain.

Irwan Carano, beberapa bulan lalu, usai rekaman lagunya di sebuah studio di Padang dan menyerahkan kasetnya untuk awak media.

Lagu kunang kunang ka ganti suluah ciptaan Irwan Carano sendiri, kini mulai menjadi hit bersama dan lagu bakicuah di alam nyata ciptaan dari Pen Penyalai.

Salah satu lagu di lantunkan saat menikmati kopi bersama rekan musisi Kota Duri bentuk apresiasi kepada rekan pers.

Kunang-Kunang Ka Ganti Suluah, bercerita tentang satu kisah cinta sepasang anak insan tapi tidak sampai.

"Sang kekasih, meninggal dunia di kubur di tepi rimba tanpa ada penerangan dan kunang-kunang menjadi ganti suluah,"ujarnya.

Dalam keterangan singkatnya Irwan Carano membuat album agar budaya  Minangkabau itu tak hilang dengan majunya teknologi sekarang ini.

"Apalagi di Duri, bumi Lancang Kuning dengan beragam ada budaya selain Budaya Minang, Budaya Batak, Jawa, Melayu.
Selama tinggal bumi Lancang Kuning, tak ada permasalahan hidup.Semuanya rukun antar suku yang ada,"ujarnya.

Bahkan disebutkan juga adat para pemuda bisa lebih kreatif dari dirinya, jangan hilangkan lagu budaya kita sebab sangat penting terjaga.

Irwan Carano ajak generasi muda bangkit dengan budaya apalagi di tengah situasinya Pandemi Covid-19.

"Wabah corona serta hindari pergaulan bebas dan narkoba dan mengajak dengan musik,  mari kita ciptakan kreasi para pemuda untuk bisa berkarya dengan musik, siapa tau bisa menghasilkan uang dengan Medsos seperti FB, Youtube seperti artis lainnya yang naik  dan viral melalui medsos karena karyanya diminati masyarakat,"ujarnya.

Irwan carano berencana siap mengadakan pesta seni untuk menampilkan karyanya, bukan untuk sombong.

"Tapi untuk membangkitkan semangat generasi muda mencintai seni budaya kita sendiri. Berharap semua instansi baik pemerintahan serta swasta membantu serta dapat dukungan dari wakil rakyat. Terkhusus dinas dari pariwisata daerah Kabupaten Bengkalis, mengembangkan seni  Road Show Lagu Minang Di Pulau Rupat,"tukasnya. (Joe)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments