Selasa, 11 Agu 2020
  • Home
  • antaranusa
  • Pemkab Minta Masyarakat Jangan Anggap Remeh Wabah Covid-19

Pemkab Minta Masyarakat Jangan Anggap Remeh Wabah Covid-19

Administrator Minggu, 05 Juli 2020 08:11 WIB

Meranti, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Riau, meminta masyarakat tidak menganggap remeh wabah virus Corona atau pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia saat ini.

Untuk itu, tindakan secara tegas tetap dilakukan aparat apabila ada warga yang masih tidak mengindahkan anjuran social distancing dan physical distancing. Yakni dengan memberikan peringatan dan membubarkan kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dalam jumlah ramai.

"Patuhi anjuran dan protokol kesehatan yang disampaikan oleh pemerintah. Jangan anggap ini biasa-biasa saja. Sebab, kita ingin masyarakat aman dan tidak terinfeksi virus ini. Bahkan, melalui gugus tugas, Pemkab secara serius menganti serta memutus rantai penyebaran virus Corona," ungkap juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti, Muhamad Fahri, belum lama ini.

Ketegasan itu juga dia sampaikan terkait  laporan bahwa masih adanya masyarakat yang belum menerapkan social distancing dan physical distancing.

Gugus tugas, katanya, intens melakukan pengawasan dan penyisiran di berbagai tempat, khususnya di seputaran Selatpanjang untuk memastikan masyarakat tidak berkumpul. Baik, di warung kopi maupun tempat-tempat yang kerap dikunjungi orang.

"Kalau masih ada yang bandel dan berkumpul, laporkan saja kepada aparat gugus tugas, yakni polisi dan Satpol PP. Biar langsung ditindak. Kita akan merahasiakan identitas di pelapor," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufik Hidayat, belum lama ini mengatakan jika patroli dan penyisiran bersama Satpol PP rutin dilakukan, terlebih di waktu malam hari.

"Yang kedapatan masih berkumpul kita beri peringatan dan langsung dibubarkan. Mereka disuruh pulang ke rumah. Semunya harus mengikuti anjuran yang dibuat oleh pemerintah," tegasnya. (uzi)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments