Sabtu, 14 Feb 2026

Tagihan Membengkak, Konsumen Keluhkan Perhitungan Kewajiban di BCA Finance

antaranusa123 Rabu, 11 Februari 2026 12:32 WIB
Pekanbaru - Konsumen atau nasabah?BCA Finance?mengeluhkan besarnya total kewajiban pembayaran yang tercantum dalam rincian perhitungan pembiayaan dari BCA Finance per 30 April 2026. Dalam dokumen tersebut, total kewajiban yang harus dibayarkan tercatat sebesar Rp18.328.151,37.

Berdasarkan rincian yang diterima konsumen, hutang pokok tercatat Rp 5.585.278,51 dengan angsuran tertunggak Rp1.017.000,00 serta denda Rp 406.800,00. Namun, komponen yang paling menjadi sorotan adalah bunga berjalan yang tercantum sebesar Rp 15.219.072,86 atau sekitar 39,09 persen.

Total kewajiban di BCA Finance disebut mencapai Rp 22.228.151,37 sebelum dikurangi nilai recovery sebesar Rp3.900.000,00, sehingga sisa pembayaran menjadi Rp18.328.151,37.

Konsumen merasa beban tersebut sangat berat karena nilai bunga berjalan jauh melampaui hutang pokok awal. "Pokok hutangnya sekitar lima jutaan, tetapi bunga yang berjalan lebih dari lima belas juta. Ini terasa sangat memberatkan," ujarnya.

Pengamat perlindungan konsumen menyebutkan bahwa dalam praktik pembiayaan, bunga dan denda memang diatur dalam perjanjian kredit. Namun, transparansi dan kejelasan metode perhitungan menjadi hak konsumen yang wajib dipenuhi oleh perusahaan pembiayaan.

Sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan pembiayaan berkewajiban
memberikan informasi yang jelas dan transparan terkait struktur bunga, denda, serta total kewajiban nasabah. Apabila terdapat keberatan, konsumen dapat mengajukan pengaduan melalui layanan pengaduan resmi perusahaan, OJK, maupun Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BCA Finance terkait rincian perhitungan yang dikeluhkan tersebut. **
T#gs
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments